terima kasih
Minggu, 18 Januari 2015
Sensor Untuk Mendeteksi Api Pada Jarak Tertentu
terima kasih
Jumat, 23 Maret 2012
Poster Langkah-Langkah Pembuatan Pupuk Kompos
Pisahkan sampah organik dari sampah anorganik (plastik, kaleng, karet). Sampah organik
berupa sisa makanan, kulit buah, sisa sayuran. Sampah yang berukuran besar di potong/
dicacah.
2. Pencampuran
Isi wadah dengan kompos lama setinggi 1/3, selanjutnya sampah dapur dimasukkan. Bahan diaduk. Bahan bisa ditambah serbuk gergaji atau pupuk kandang dan organisme perombak limbah/ragi kompos (Tricholant). Tutup wadah dengan karung/plastik
3. Pematangan
Aduk sampah setiap 7 hari, selama prosesberlangsung suhu bahan berkisar 30-70oC, memasuki minggu ke 5 atau 6, kompos sudah jadi, cirinya tidak berbau busuk, berbau tanah, warna coklat kehitaman dan suhu 30-32oc.
4. Pengayakan dan Pengemasan
Kompos yang sudah matang di ayak untuk memperoleh hasil seragam dan dikemas dalam
plastik. Pengendalian Kualitas Pupuk Kompos Untuk mendapatkan pupuk kompos yang baik
beberapa fisik bahan yang dapat dilihat secara visual dan dirasakan antara lain sebagai berikut:
1. Warna kompos coklat kehitaman.
2. Tidak berbau busuk atau menyengat, tetapi berbau tanah tanah
3. Berbutir halus, lunak ketika dihancurkan dengan jari-jari tangan.
4. Selama dalam pengomposan suhu bahan organik berkisar 30-70 oC.
5. Kelembahan bahan organik berkisar 40-60 oC.
6. Derajat kemasaman pH kompos berkisar antara 6,5-7,5.
Jumat, 24 Juni 2011
Rabu, 06 April 2011
Poster Pro Kontra Pembangunan PLTN

Tempat Yang Aman Untuk Membangun PLTN Di Indonesia
Pakar nuklir mengatakan ada beberapa Lokasi yang ideal untuk membangun PLTN dan lokasinya stabil dari gempa bumi diantaranya Bangka Belitung, Kalimantan, Jepara dan pulau di sebelah utara Banten.
Rencana Indonesia Dalam Pembangunan PLTN
Penolakan masyarakat selalu menjadi halangan terberat dalam membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di negara manapun, seberapa pun besarnya PLTN dibutuhkan.
Rencana Indonesia membangun PLTN pada 2010, dengan dasar UU No 17/2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), hingga sekarang juga terus tersendat.
Padahal RPJM menargetkan PLTN sudah dapat beroperasi pada 2016, sementara pembangunan konstruksi PLTN membutuhkan waktu minimal lima tahun, belum termasuk persiapan lainnya.
Awal 2010 Presiden mengeluarkan Inpres No 1 Tahun 2010 yang menugaskan Kementerian Riset dan Teknologi serta Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melakukan sosialisasi tentang PLTN kepada masyarakat. Sementara peraturan lainnya yang diperlukan serta keputusan nasional untuk "Go Nuclear" tetap tidak kunjung jelas hingga menjelang penutupan tahun 2010.
60 Persen
Rencana pembangunan PLTN didukung oleh mayoritas masyarakat. DPR pun sangat mendukung pembangunan PLTN dan mengingatkan semua pihak bahwa energi nuklir merupakan opsi yang tetap harus dipilih di samping energi alternatif lainnya.
Saat ini jaringan listrik terpasang di seluruh Indonesia hanya mencapai 40.000 MW dan baru bisa melistriki tak sampai 70% rakyat, sementara 10 tahun ke depan jumlah penduduk Indonesia terus bertambah dan kebutuhan listrik juga berlipat ganda. Seharusnya Indonesia tak lagi mengandalkan energi fosil, karena cadangan dunia untuk gas saat ini hanya tersisa 1,4%, minyak bumi 0,5% dan batubara 3,1%.
Saat ini sudah terdapat 438 PLTN di 30 negara mampu memenuhi 16 persen kebutuhan listrik dunia. Dan Terhitung saat ini sekitar 60 negara berkembang di dunia sudah berencana membangun PLTN.
Alasan Kecelakaan
Keselamatan nuklir Indonesia, baik dari faktor manajemen keselamatan maupun budaya keselamatan di ketiga reaktor riset nuklirnya di Serpong, Bandung dan Yogyakarta, juga dinilai oleh negara-negara tetangga di Asia dan Australia sangat baik.
"Indonesia sangat baik dalam keselamatan nuklir. Tidak pernah terjadi kecelakaan serius di sini," menurut Senior bidang Keselamatan Organisasi Teknologi dan Sains Australia (ANSTO). Persyaratan teknis, administratif dan infrastruktur nasional maupun internasional serta masalah limbah untuk melakukan kegiatan operasi sekarang ini jauh lebih ketat.
Laporan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dalam "Integrated Nuclear Infrastructure Review 2009" juga sudah menegaskan bahwa Indonesia, bersama Jordania dan Vietnam, adalah negara yang paling siap mengembangkan energi nuklir.
- Pembangkit listrik tenaga nuklir dapat menjadi alternative untuk sarana pembangkit listrik yang dapat menghasilkan listrik dengan sangat efisien.
- Pembangkit listrik tenaga nuklir sebenarnya dapat didirikan asalkan harus selalu memperhatikan keamanan dan dilakukan peremajaan secara berkala.
- Pembangkit listrik tenaga nuklir dapat mengatasi masalah krisis energi di Indonesia.
- Nuklir legal digunakan sebagai pebangkit energy dan bukan dijadikan senjata.
- Permintaan energi listrik untuk masyarakat dan industri di Indonesia yang sangat meningkat.
- Kekesalan masyarakat akan pemadaman listrik yang sering terjadi akibat krisis listrik.
- Limbah yang dihasilkan dapat diproses agar tidak menimbulkan kerusakan pada lingkungan.
Kontra:
- Nuklir sangat berbahaya bagi kehidupan juga alam sekitar dan dapat menimbulkan efek yang sangat fatal yang tidak baik untuk makhluk hidup jika terjadi suatu kecelakaan.
- Perlu biaya tambahan yang cukup besar untuk melakukan pengamanan dan peremajaan alat.
- Masyarakat awam yang hanya memahami bahaya yang ditimbulkan oleh nuklir akan menolak karena alasan keselamatan.
- Kebocoran nuklir dapat berdampak buruk dan akan menimbulkan perubahan iklim yang tidak teratur yang akan membuat kekacauan.
- Kebocoran nuklir juga dapat menimbulkan pencemaran dan radiasi.
- Sumber daya manusia di Indonesia yang masih kurang dan belum mampu terlibat dan berperan aktif dalam bidang kenuklira.
- Dalam pengoperasian pembangkit listrik tenaga nuklir banyak menggunakan bahar bakar fosil dalam pengoperasiaanya sehingga menyebabkan terjadinya polusi udara berupa gas SO2, CO2 dan NOX.
- Untuk mengatasi limbah yang nantinya akan diproses terlebih dahulu agar tidak berbahaya dengan menggunakan filter yang harganya tidaklah murah
- Contoh kecelakaan yang terjadi akan menimbulkan rasa takut dan kehawatiran pada masyarakat apabila dibangunnya PLTN dilingkungan mereka.
Minggu, 05 Desember 2010
INOVASI TIADA BATAS
Jangan pernah bilang kalau perkembangan kreatifitas dan inovasi anak negeri di bidang teknologi informatika jauh ketinggalan dibanding sumber daya manusia dari negara lain, di hadapan para narasumber Kick Andy episode ini. Anda bisa saja langsung diseret ke tempat mereka dan dibuat bengong dengan sejumlah produk TI mutakhir hasil karya “kecanggihan” otak mereka.
Salah satu contohnya, empat remaja kelas tiga SMK Negeri I Surabaya ini. Irene Erlyn Wina Rachmawan, Putri Dyah Citra Nur Kumala Sari, Rara Indah Permatasari dan Mochamad Basofi Eko Nugroho. Siswa-siswi jurusan rekayasa perangkat lunak dan multimedia ini, sudah sangat jago aplikasi bahasa pemrograman berbasis Java. Untuk sekedar membuat game dan kamus digital untuk handphone, bukan sesuatu yang sulit bagi mereka. Bahkan mereka punya pengalaman unik dan dahsyat saat terpilih sebagai siswa program pertukaran antara Indonesia dengan Kamboja dan Vietnam tahun 2009 lalu. Di dua negara itu, mereka bukannya duduk sebagai siswa, namun justru berposisi sebagai pengajar, bagi para mahasiswa teknik elektro dan sains terapan di kampus teknik dua negara tersebut!
Sementara dari Universitas Bina Nusantara Jakarta, dua tim TI mahasiswa serta alumnus dari kampus ini juga sudah mampu “bersuara lantang” di kancah kompetisi teknologi informatika dan multimedia dunia. Yang lebih membuat salut lagi, teknologi kecerdasan ciptaan mereka, dibuat berdasarkan empati kepada para kalangan yang memiliki keterbatasan fisik. Eye-B Pod karya Stanley Audrey, Victor dan Josphine Klara misalnya. Perangkat lunak ini dibuat berdasarkan kepedulian mereka pada keinginan kaum tuna daksa, yang tak memiliki lengan namun tetap berhasrat tinggi pada komputer. Mereka bertiga membuat aplikasi pengganti mouse dan keyboard komputer, dengan mengandalkan gerakan bola mata serta kedipan!
Sementara produk MLM for the Blind, dari namanya saja pasti sudah ketahuan apa dasar pertimbangan penciptaan aplikasi ini. Yup, Erik Taurino Chandra, Rico Wijaya dan Yudhi merekayasa perangkat keras dan lunak sekaligus, untuk membuat para tuna netra memiliki alat pembaca buku digital portabel. Alat ciptaan mereka ini, mampu menerjemahkan tulisan elektronik atau artikel e-book ke dalam huruf Braille, dan enaknya bisa ditenteng-tenteng kemana saja oleh teman-teman tuna netra. Masalah keterbatasan bahan bacaan bagi para tuna netra, diatasi oleh kreatifitas dahsyat mereka bertiga.
Tak mau kalah dari para jago TI berfisik normal, Eko Ramaditya Adikara juga membuat kita berdecak kagum. Setelah mendemonstrasikan kecanggihan kinerja MLM for the Blind, Rama yang tak bisa melihat sejak lahir ini ternyata juga memperlihatkan hasil karyanya. Rama adalah tuna netra yang berprofesi sebagai seorang sound engineer digital, alias komposer musik digital yang harus menggunakan komputer juga. Prestasinya tak tanggung-tanggung. Ia berhasil menyisihkan ribuan sound engineer pada kompetisi pembuatan ilustrasi musik untuk game digital Super Mario Galaksi keluaran Nintendo serta sejumlah game online lain seperti Ragnarok dan Final Fantasy VII.
Sementara 2 narasumber lain asal Bandung, juga tak kalah inovatif. Tim TI mahasiswi ITB yang berjuluk Putri Petir misalnya, menciptakan game interaktif yang berbasis kepedulian pada pelestarian seni dan budaya tradisional Indonesia. Mereka berhasil membuat Tari Saman Digital, yang dibuat serupa dengan game Dance-Dance Revolution. Jika saja aplikasi ini sudah mampu diproduksi secara massal, tak pelak game tarian yang bernama keren Thousand Hand Revolution ini, merupakan salah satu gerakan memperkenalkan seni budaya asli Indonesia yang dilakukan secara efektif dan menyenangkan.
Narasumber satunya dari Bandung, adalah komunitas anak muda pecinta TI sekaligus asas Bhineka Tunggal Ika, ABIGDEV. Komunitas yang juga perusahaan pengembang game digital ini, telah memiliki 8 produk game digital yang tersebar dan dimainkan di situs-situs jejaring sosial secara online. Dua di antaranya adalah game bisa dipakai sebagai permaainan an sich sekaligus sebagai sarana pembelajaran dan pengenalan berbagai adat istiadat, seni budaya dan kekayaan tradisional warisan nenek moyang di berbagai suku dan daerah Indonesia. Angklung Heroes dan Nusa Challenge, adalah produk yang lahir didasari keprihatian Fajar Persada Supandi dan teman-temannya di ABIGDEV, terhadap isu klaim budaya Indonesia oleh Malaysia beberapa waktu lalu, serta langkanya game yang “berbicara” tentang kekayaan budaya Indonesia.
Dan narasumber berikutnya, adalah perusahaan pencipta ribuan perangkat lunak pembelajaran matematika dan sains terapan untuk kalangan pelajar SD, SMP dan SMA serta SMK. Pesona Edukasi, terbukti menjawab keraguan lemahnya kreatifitas dan inovasi teknologi informatika dan multimedia SDM Indonesia secara nyata. Siapa sangka, Pesona Edukasi telah mengekspor ribuan software pendidikan hingga ke 23 negara dunia? 3500 sekolah dalam negeri juga telah mengaplikasikan produk TI mereka dalam mata pelajaran matematika dan fisika. Dan berbagai penghargaan dari pemerintah negara-negara di 5 benua serta pengakuan PBB, telah mereka raih. Dan semua karya ciptaan ini, murni hasil kerja keras anak negeri.




